CONTOH MAKALAH PANCASILA

MAKALAH PANCASILA

KEADAAN MASYARAKAT RT. 07 RW. 01 SUKOREJO BANYUBIRU WIDODAREN NGAWI DITINJAU DARI NILAI-NILAI PANCASILA

 

 

 

 

          Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pancasila

Dosen Pembimbing : Drs. H. Sunaryo

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Disusun Oleh :

Nama                     : Miftachul Janah

N.I.M./ N.P.M       : 2010.520.101.288

 

 

 

 

 

SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIYAH MUHAMMADIYAH

TEMPRREJO-NGAWI

 Tahun Akademik 2010-2011

 

BAB I

LATAR BELAKANG

 

            Hakikat Pancasila adalah merupakan nilai, adapun sebagai pedoman Negara adalah merupakan norma, adapun aktualisasi atau pengamalannya adalah merupakan realisasi kongkrit Pancasila. Substansi Pancasila dengan kelima silanya yang terdapat pada ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan merupakan sistem nilai. Prinsip dasar yang mengandung kualitas tertentu itu merupakan cita-cita dan harapan atau hal yang akan dicapai oleh bangsaIndonesiayang akan diwujudkan menjadi kenyataan kongkrit dalam kehidupannya baik dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sangat berhubungan erat dan nilai-nilai yang satu tidak dapat dipisahkan dari yang lainnya. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila termasuk nilai kerohanian yang tertinggi. Adapun nilai-nilai tersebut berturut-turut nilai Ketuhanan adalah termasuk nilai yang tertinggi karena nilai Ketuhanan adalah bersifat mutlak. Berikutnya sila Kemanusiaan, adalah sebagai pengkhususan nilai ketuhanan karena manusia adalah makhluk Tuhan Yang Maha Esa sedangkan manusia adalah sebagai Makhluk Tuhan. Nilai Ketuhanan dan nilai Kemanusiaan dilihat dari tingkatannya adalah lebih tinggi daripada nilai-nilai kenegaraan yang terkandung dalam ketiga sila lainnya yaitu Sila Persatuan, Sila Kerakyatan, dan Sila Keadilan, karena ketiga nilai tersebut berkaitan dengan kehidupan kenegaraan. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam pokok pikiran keempat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Suatu hal yang perlu diperhatikan yaitu meskipun nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila Pancasila berbeda-beda dan memiliki tingkatan serta luas yang berbeda-beda pula, namun keseluruhan nilai tersebut merupakan suatu kesatuan dan tidak saling bertentangan.

 

 

BAB II

RUMUSAN MASALAH

 

            Dalam makalah ini, akan dibahas masalah nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat, khususnya Masyarakat Sukorejo Banyubiru RT 07 RW 01 Widodaren Ngawi.

Adapun masalah yang disajikan adalah “Keadaan Masyarakat RT 07 RW 01 Ditinjau dari Nilai-nilai Pancasila”.

  1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
  3. Sila PersatuanIndonesia
  4. Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
  5. Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh RakyatIndonesia.

BAB III

PEMBAHASAN MASALAH

 

Keadaan Masyarakat RT 07 RW 01 Ditinjau dari Nilai-Nilai Pancasila

 

  1. 1.     Sila Ketuhanan Yang Maha Esa

            Dalam sila Ketuhanan Yang Maha Esa mengandung arti  adanya pengakuan dan keyakinan bangsa terhadap adanya Tuhan sebagai pencipta alam semesta. Nilai ini menyatakan bahwa bangsaIndonesia adalah bangsa yang religius, buakn bangsa yang ateis. Pengakuan terhadap Tuhan diwujudkan dengan perbuatan untuk taat pada perintah Tuhan dan menjauhi larangan-Nya sesuai dengan ajaran atau tuntunan agama yang dianutnya. Nilai ketuhanan juga memiliki arti bagi adanya pengakuan akan kebebasan untuk memeluk agama, menghormati kemerdekaan beragama, tidak ada paksaan serta tidak berlaku diskriminatif antar umat beragama. Oleh krena itu segala hal yang berkaitan dengan pelaksanaan dan penyelenggaraan Negara bahkan moral Negara, moral penyelenggara Negara, politik Negara, pemerintahan Negara, hokum dan peraturan perundang-undangan Negara, kebebasan dan hak asasi warga Negara harus dijiwai nilai-nilai Ketuhana Yang Maha Esa.

Demikian pula keadaan Masyarakat Sukorejo Banyubiru Rt 07 Rw 01 Widodaren Ngawi, dalam kehidupannya sehari-hari sudah dijiwai oleh nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa. Hal ini dibuktikan masih pedulinya masyarakat terhadap kegiatan keagamaan yang ada atau diadakan di Masyarakat Sukorejo Banyubiru Rt 07 Rw 01 Widodaren Ngawi tersebut. Contohnya kegiatan pengajian ibu-ibu yang dilaksanakan setiap malam jum’at, masih aktifnya masyarakat dalam melaksanakan sholat jum’at, dan adanya kegiatan PHBI (Peringatan Hari Besar Islam) yang dilaksanakan di lingkungan masyarakat tersebut.

  1. 2.     Sila Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab

            Sila kemanusiaan yang adil dan beradab secara sistematis didasari dan dijiwai oleh sila Ketuhanan Yang Maha Esa, serta mendasari dan menjiwai ketiga sila berikutnya.

            Nilai kemanusiaan yag adil yang beradab mengandung arti kesadaran sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai moral dalam hidup bersama atas dasar tuntunan hati nurani dengan memperlakukan sesuatu hal sebagaimana mestinya. Manusia perlu diperlakukan sesuai dengan harkat dan maratabatnya, sebagai makhluk Tuhan yang sama derajatnya dan sama hak dan kewajiban asasinya. Berdasarkan nilai ini, secara mutlak ada pengakuan terhadap hak asasi manusia. Di samping itu juga terkandung nilai-nilai bahwa Negara atau kelompok masyarakat harus mengembangkan sikap saling mencintai sesame manusia, tenggang rasa dan tepo selira, tidak semena-mena terhadap orang lain, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, gemar melakukan kegiatan kemanusiaan , berani membela kebenaran dan keadilan.

Di Masyarakat Sukorejo Banyubiru Rt 07 Rw 01 Widodaren Ngawi, dalam kehidupan sehari-hari sudah dijiwai oleh nilai-nilai sila kemanusiaan yang adil dan beradab. Karena dalam Masyarakat Sukorejo Banyubiru Rt 07 Rw 01 Widodaren Ngawi, anggota masyarakatnya masih sangat peduli dengan anggota masyarakat yang lain. Hal ini terbukti dengan kehidupan masyarakat yang gemar melakukan kegiatan sosial. Misalnya apabila ada anggota masyarakat yang sakit atau terkena musibah , maka anggota masyarakat yang lain akan bersegera untuk membantu, selain itu apabila ada anggota masyarakat yang mempunyai hajat, maka anggota masyarakat yang lain akan membantu menyiapkan sarana dan prasarananya.

  1. 3.     Sila Persatuan Indonesia

            Nilai  persatuanIndonesia mengandung makna usaha kearah bersatu dalam kebulatan rakyat untuk membina rasa nasionalisme dalam Negara kesatuan republikIndonesia. Dalam Sila PersatuanIndonesia juga terkandung nilai-nilai bahwa Negara atau kelompok masyarakat harus mampu menempatkan persatuan dan kesatuan di atas kepentingan pribadi dan golongan, sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan Negara, dan mengembangkan rasa cinta dan bangga kepada tanah air.

Di Masyarakat Sukorejo Banyubiru Rt 07 Rw 01 Widodaren Ngawi, setiap tahun mengadakan acara Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia.Hal ini dilakukan sebagai wujud cinta terhadap tanah air dan suatu usaha untuk meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan di lingkungan masyarakat tersebut.

  1. 4.     Sila Kerakyatan Yang Dipimpinoleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan

            Nilai yang terkandung dalam sila kerakyatan yang dipimpin oelh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan /perwakilan, didasari oleh sila Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, serta Persatuan Indonesia, dan mendasari serta menjiwai Sila Keadilan bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Nilai kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksaan dalam permusyawaratan/ perwakilan mengandung makna suatu pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat dengan cara musyawarah mufakat melalui lembaga-lembaga perwakilan. Kesadaran ini tercipta dengan baik bila semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” sungguh-sungguh dihayati.

Demikian juga di Masyarakat Sukorejo Banyubiru Rt 07 Rw 01 Widodaren Ngawi, terlihat sekali menjiwai sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Karena dalam setiap permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat tersebut, selalu mengutamakan musyawarah untuk mencapai mufakat. Selain itu dalam pelaksaan musyawarahpun lebih mengutamakan kepentingan bersama daripada kepentingan pribadi atau golongan. Hal ini di buktikan dengan  adakannya program arisan sekaligus musyawarah Rt yang dilaksanakan setiap satu bulan sekali. Dalam musyawarah ini di bahas permasalahan yang sedang terjadi di Rt, dan juga dibahas program-program yang akan dijalankan di Masyarakat Sukorejo Banyubiru Rt 07 Rw 01 Widodaren Ngawi.

  1. 5.     Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

            Nilai yang terkandung dalam sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia didasari dan dijiwai oleh sila Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, serta sila kerakyatan yang dipimpin oelh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan /perwakilan.

Dalam sila kelima tersebut mengandung makna sebagai dasar sekaligus tujuan yaitu tercapainya masyarakatIndonesiayang adil dan makmur secara lahiriyah maupun batiniah. Berdasar pada nilai ini, keadilan adalah nilai yang amat mendasar yang diharapkan oleh seluruh bangsa. NegaraIndonesiayang diharapkan adalah NegaraIndonesiayang berkeadilan.

Begitu juga di masyarakat Sukorejo Banyubiru Rt 07 Rw 01 Widodaren Ngawi, diharapkan tercapainya masyarakat yang adil dan makmur. Untuk itu di Masyarakat Sukorejo Banyubiru Rt 07 Rw 01 Widodaren Ngawi, terdapat program pinjaman modal berupa kambing, yang kemudian modal tersebut akan dibayar dengan sejumlah uang setiap 4 bulan sekali. Disamping itu juga, ada program pinjaman modal berupa uang bagi masyarakat yang membutuhkan modal usaha atau kekurangan modal usaha, dengan pembayaran sesuai dengan kesepakatam bersama. Hal ini dilakukan dengan tujuan memberikan pertolongan kepada masyarakat agar dapat berdiri sendiri dan mandiri.

BAB IV

PENUTUP

  1. A.   Kesimpulan

            Dalam uraian di atas dapat disimpulakan bahwa nilai-nilai dasar Pancasila tersebut adalah nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, , nilai Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, nilai Persatuan , nilai Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Secara singkat dinyatakan bahwa nilai dasar dari Pancasila adalah nilai Ketuhann, nilai Kemanusiaan, nilai Persatuan, nilai Kerakyatan, dan nilai Keadilan.

Secara garis besar ditinjau dari nilai-nilai Pancasila keadaan Masyarakat Sukorejo Banyubiru Rt 07 Rw 01 Widodaren Ngawi, sudah mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Hal itu dibuktikan dengan adanya kegiatan dan aktivitas Masyarakat Sukorejo Banyubiru Rt 07 Rw 01 Widodaren Ngawi yang sudah mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Misalnya, mengadakan pengajian, gotong royong membantu tetangga, mengadakan kegiatan Hari Besar Nasional, bermusyawarah dalam menyelesaikan masalah untuk mencapai mufakat, dan program-program sosial yang bertujuan untuk membantu dan memberikan pertolongan kepada anggota masyarakat agar dapat berdiri sendiri dan kedepannya bisa lebih mandiri sehingga terciptanya hidup sejahtera di Masyarakat Sukorejo Banyubiru Rt 07 Rw 01 Widodaren Ngawi.

  1. B.   Saran

            Demikianlah makalah Pancasila yang penulis buat sebagai syarat UKM (Ujian Kendali Mutu) Mata Kuliah Pancasila. Dan tentunya “Tak Ada Gading yang Tak Retak”. Begitu juga dalam pembuatan makalah ini, pastinya masih banyak sekali kesalahan dan kekurangan. Untuk itu, saran dan kritik yang membangun penulis harapkan demi kesempurnaan dalam pembuatan makalah berikutnya. Atas perhatiannya penulis ucapkan banyak terima kasih.

 

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s