BUDAYA POLITIK PAROKIAL

BUDAYA POLITIK PAROKIAL ( PAROCHIAL POLITICAL CULTURE )

Tipe budaya politik yang orientasi politik individu dan masyarakatnya masih sangat rendah. Hanya terbatas pada satu wilayah atau lingkup yang kecil atau sempit. Individu tidak mengharapkan apapun dari sistem politik. Tidak ada peranan politik yang bersifat khas dan berdiri sendiri. Biasanya terdapat pada masyarakat tradisional.

Contoh : Negara TsarRussiadahulu sebelum PD II

BUDAYA POLITIK SUBJEK ( SUBJECT POLITICAL CULTURE )

Masyarakat dan individunya telah mempunyai perhatian dan minat terhadap system politik Meski peran politik yang dilakukannya masih terbatas pada pelaksanaan kebijakan-kebijakan pemerintah dan menerima kebijakan tersebut dengan pasrah. Tidak ada keinginan untuk menilai , menelaah atau bahkan mengkritisi

Contoh : Menurut Almond dan Verba ada variasi diantara ketiga tipe budaya politik tersebut yaitu :

  1. Budaya politik subjek-parokial
  2. Budaya politik subjek-partisipan
  3. Budaya politik parokial-partisipan.

Berdasarkan tipe-tipe budaya politik diatas dapat disebutkan tiga model kebudayaan politik yaitu : Demokratik Industrial (Amerika Serikat, Jerman, Inggris,Jepang,KoreaSelatan dsb), Sistem Otoriter (Kuba, dan negara2 komunis lainnya dan Demokratis Pra Industrial (Singapura,Malaysia, dan negara2 industri baru).

BUDAYA POLITIK PARTISIPAN ( PARTICIPANT POLITICAL CULTURE

Merupakan tipe budaya yang ideal. Individu dan masyarakatnya telah mempunyai perhatian, kesadaran dan minat yang tinggi terhadap politik pemerintah. Individu dan masyarakatnya mampu memainkan peran politik baik dalam proses input (berupa pemberian dukungan atau tuntutan terhadap sistem politik) maupun dalam proses output (melaksanakan, menilai dan mengkritik terhadap kebijakan dan keputusan politik pemerintah)

Contoh : Budaya politik adalah suatu konsep yang terdiri dari sikap, keyakinan, nilai-nilai dan ketrampilan yang sedang berlaku bagi seluruh anggota masyarakat, termasuk pola-pola kecenderungan khusus serta pola – pola kebiasaan yang terdapat pada kelompok-kelompok dalam masyarakat. Indonesia menganut budaya politik yang bersifat parokial-kaula di satu pihak dan budaya politik partisipan di pihak lain. Sikap ikatan primodalisme masih sangat mengakar dalam masyarakatIndonesia, artinya diintifikasi masih kuatnya paternalisme dalam budaya politikIndonesia.

Tanggal 16 Oktober 2011

About these ads

8 thoughts on “BUDAYA POLITIK PAROKIAL

    • setahu saya, masyarakat parokial yaitu suatu masyarakat yang berpandangan sempit, mereka menganggap tidak perlu adanya suatu negara atau hukum2 tertentu…mungkin bisa dikatakan masyarakat parokial itu mereka yang berasal dari suku-suku pedalaman yang sampai sekarang sulit untuk diatur, gitu setahu saya mbak..

    • Budaya politik parokial yaitu budaya politik yang tingkat partisipasi politiknya sangat rendah. Budaya politik suatu masyarakat dapat di katakan Parokial apabila frekuensi orientasi mereka terhadap empat dimensi penentu budaya politik mendekati nol atau tidak memiliki perhatian sama sekali terhadap keempat dimensi tersebut. Tipe budaya politik ini umumnya terdapat pada masyarakat suku Afrika atau masyarakat pedalaman di Indonesia. dalam masyarakat ini tidak ada peran politik yang bersifat khusus. Kepala suku, kepala kampung, kyai, atau dukun,yang biasanya merangkum semua peran yang ada, baik peran yang bersifat politis, ekonomis atau religius.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s