CONTOH LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA II

LAPORAN PRAKTIKUM

JUDUL : PENGARUH KONSENTRASI TERHADAP PERGESERAN KESETIMBANGAN

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Nama Kelompok :

v   Pendy Dwi. P                (24) XI @ 2

v   Agil Fitra                      (01) XI @ 2

v   Joko                               (15) XI @ 2

v   Gesit                              (12) XI @ 2

 

SMA NEGERI 1 WIDODAREN

Tahun Ajaran 2011-2012

A.    LANDASAN TEORI

Kesetimbangan adalah prosos dinamis ketika reaksi ke depan dan reaksi balik terjadi pada laju yang sama tetapi pada arah yang berlawanan. Konsentrasi dari setiap zat tinggal tetap pada suhu konstan. Banyak reaksi kimia tidak sampai berakhir, dan mencapai suatu titik ketika konsentrasi zat-zat pereaksi dan produk tidak lagi berubah dengan berubahnya waktu. Molekul-molekul telah berubah dari pereaksi menjadi produk dan dari produk menjadi preaksi, tetapi tanpa perubahan netto konsentrasinya.

Pokok-pokok penting yang perlu diingat pada konstanta kesetimbangan yaitu K adalah suatu konstanta untuk setiap reaksi selama suhunya tidak berubah. K menentukan zat mana yang konsentrasinya lebih besar pada saat keetimbangan produknya atau pereaksinya.

Karena k ditentukan oleh konsentrasi pereaksi atau produknya. K tidak tergantung dari banyaknya tingkat reaksi antara pada mekanisme reaksinya. Jika nilai K lebih besar dari 1 pada kesetimbangan akan lebih banyak  produk di bandingkan dengan pereaksi, dan reaksi berhenti di kanan, begitu pula sebaliknya.

Asas Le chatelier menyatakan bahwa jika suatu perubahan yaitu perubahan konsentrasi , tekanan, volume, atau suhu diterapakan pada suatu system yang berada pada keadaan setimbang, system tersebut akan bergeser ke arah yang akan memperkecil pengaruh perubahan tersebut.

Kenaikan tekanan akan menggeser kesetimbangan ke arah sisi yang mempunyai jumlah mol gas lebih sedikit. perubahan tekanan hanya mempengaruhi reaksi-reaksi dalam fase gas yang jumlah mol gas pereaksi dan produknya berbeda.

Setiap system kesetimbangan melibatkan reaksi-reaksi endoterm dan eksoterem. Kenaikan suhu system akan menguntungkan reaksi eksoterem.

B.     ALAT DAN BAHAN

1.           Tabung reaksi 5 buah

2.           Gelas ukur 25 ml 1 buah

3.           Gelas kimia 100 ml 1 buah

4.           Pipet tetes 3 buah

5.           Rak tabung reaksi 1 buah

6.           Larutan FeCl3, larutan KSCN, larutan NaOH, dan aquades

C.    CARA KERJA

1.          Masukkan 25 ml aquades ke dalam gelas kimia. Tambahkan dua tetes larutan KSCN dan 2 tetes larutan FeCl3. aduk larutan sampai warna homogen. Bagi larutan itu sama banyak ke dalam 5 tabung reaksi. Tabung pertama digunakan sebagai pembanding warna !

2.          Tambahkan :

a.          1 tetes larutan KSCN dalam tabung 2

b.         1 tetes larutan FeCl3 ke dalam tabung 3

c.          1 tetes larutan NaOH ke dalam tabung 4

d.         5 ml aquades ke dalam tabung 5

3.          Guncangkan masing-masing tabung dan bandingkan warnanya dengan tabung nomor 1 dengan melihat dari atas tabung !.

4.          Tulislah hasil pengamatan anda.

D.    HASIL PENGAMATAN

Larutan

Warna

FeCl3 Kuning jingga
KSCN Tidak berwarna
Tabung 1 Merah darah
Tabung 2 Merah darah
Tabung 3 Merah darah
Tabung 4 Kuning jingga
Tabung 5 Merah makin terang

Pertanyaan    :

1.          Bagaimana system kesetimbangan jika :

a.          [SNC-] diperbesar (tabung nomor 2)

b.          [Fe3+] diperbesar (tabung nomor 3)

c.          [Fe3+] diperkecil (tabung nomor 4)

Jawab             :

1.      a  Reaksi akan bergeser kea rah kanan

b  Reaksi akan bergeser kea rah kanan

c  Reaksi akan bergeser kea rah kiri

2.          Simpulkan tentang pengaruh konsentrasi pada reaksi kesetimbangan berikut

Fe3+ (aq)                +          SCN- (aq)                                  FeSCN2+ (aq)

Kuning jingga               Tak berwarna                       Merah darah

Jawab             :

Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan

a.       Jika konsentrasi pereaksi ditambahkan, reaksi akan bergeser kea rah kanan (hasil reaksi)

b.      Jika konsentrasi pereaksi dikurangi, reaksi akan bergeser kearah kiri

c.       Jika konsentrasi zat ditambahkan, reaksi akan bergeser kearah lawan ruas zat yang ditambahkan

d.      Jika konsentrasi zat dikurangi, reaksi akan bergeser kearah ruas zat yang dikurangi.

E.     ANALISIS DATA

Jika konsentrasi Fe3+ (aq) dan SCN- diperbesar maka kesetimbangan bergeser ke arah pihak lawan/produk yang ditunjukkan oleh perubahan warna merah makin gelap. Penambahan larutan NaOH artinya ION Fe3+ akan mengikat OH- dari basa sehingga konsentrasi Fe3+ makin berkurang dan kesetimbangan bergeser ke kiri yang ditunjukkan oleh perubahan warna merah yang makin pudar. Jadi penambahan larutan NaOH akan memperkecil konsentrasi ION Fe3+ dan kesetimbangan bergeser ke kiri.

F.     KESIMPULAN

Jika konsentrasi Fe3+ (aq) dan SCN- diperbesar maka kesetimbangan bergeser kea rah pihak/lawan/kanan (warna makin gelap) dan konsentrasi Fe3+ makin diperkecil maka kesetimbangan bergeser ke kiri (warna makin terang).

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s