TUGAS MEMBUAT ARTIKEL GEOGRAFI TENTANG “FENOMENA GEOSFER“

TUGAS MEMBUAT ARTIKEL GEOGRAFI TENTANG

“  FENOMENA GEOSFER “

DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN NGAWI

SMA NEGERI 1 NGRAMBE

TAHUN PERIODE 2012/2013

TUGAS MEMBUAT ARTIKEL GEOGRAFI TENTANG

“  FENOMENA GEOSFER “

 

DI SUSUN OLEH :

NAMA       : AMPRI LYLYANTO K

KELAS        : XA

NO.ABSEN : 02

1. PENDAHULUAN

Sekarang, para ilmuwan cenderung mempelajari Bumi dengan pendekatan yang menyeluruh atau holistik. Pendekatan yang holistik ini memandang Bumi sebagai suatu sistem alam yang terdiri dari Geosfer, Hidrosfer, Atmosfer dan Biosfer. Manusia termasuk bagian yang integral dari Sistem Bumi. Pendekatan ini di dasarkan pada kombinasi kedalaman pengetahuan dan pengamatan yang luas meliputi banyak hal (komprehensif), dan mengarahkan kita pada solusi masalah-masalah lingkungan yang dihadapi Bumi.

Disiplin ilmu yang mempelajari Sistem Bumi adalah Earth Sciences (Ilmu Kebumian). Disiplin ini memiliki berbagai aspek lingkungan yang luas, seperti:

1) Saling mempengaruhi di antara dua sistem alam (tidak termasuk manusia).

2) Pengaruh intervensi manusia terhadap alam seperti merubah komposisi atmosfer yang menyebabkan polusi udara, pemakaian sumber alam yang berlebihan atau intervensi terhadap proses pantai yang menyebabkan terjadinya perubahan keseimbangan.

3) Kemampuan melakukan peramalan terhadap kejadian berbagai fenomena alam seperti banjir, badai, gempa bumi, erupsi gunungapi, dan gerakan tanah..

4) Mempergunakan lingkungan fisik untuk memproduksi energi dari berbagai sumber konvensional seperti bahan bakar fosil dan material organik, dan sumber-sumber energi alternatif seperti energi matahari, angin, gelombang, arus, nuklir dan kimia.

5) Pengembangan berbagai sumberdaya alam secara berkelanjutan.

6) Perubahan iklim global.

Fenomena geosfer adalah kejadian-kejadian alam yang menyangkut: Litosfer, Atmosfer, Biosfer, Antroposfer, Hidrosfer (disingkat LABAH) Contoh fenomena geosfer:
1. Gempa, Tanah Longsor dan Patahan adalah Fenomena Geosfer yang yerjadi di lapisan Litosfer.
2. Erosi, Banjir dan Tsunami merupakan contoh Fenomena yang terjadi di lapisan Hidrosfer.

FENOMENA GEOSFER

1.Atmosfer

Pembagian awan menurut para pakar tersebut adalah sebagai berikut.(1)

Awan tinggi ,berada pada ketinggian antara 6 km12 km,terdiri dari kristalkristal es karenaketinggiannya. Kelompok awan tinggi,antara lain sebagai berikut.(a)

Cirrus

(Ci): Awan ini halus dengan struktur seperti serat,berbentuk menyerupai buluburung dan tersusun seperti pita yang melengkung di langit sehingga tampak bertemu di satuatau dua titik pada horizon,dan sering terdapat kristal es. Awan ini tidak menimbulkan hujan.(b)

Cirro Stratus

(Ci-St):Awan ini berbentuk menyerupai kelambu putih yang halus dan rata menutup seluruh langitsehingga tampak cerah,atau terlihat seperti anyaman yang bentuknya tidak beraturan. Awanini sering menimbulkan terjadinya hallo,yaitu lingkaran yang bulat dan mengelilingimatahari atau bulan,dan biasa terjadi pada musim kering.(c)

Cirro Cumulus

(Ci-Cu): Awan ini berpola terputus-putus dan penuh dengan kristal-kristal es sering kali berbentuk seperti segerombolan domba dan sering dapat menimbulkan bayangan  di permukaan bumi.(2)

Awan menengah,berada pada ketinggian antara 36 km. Kelompok awan menengah,antaralain sebagai berikut.(a)

Alto Cumulus

(A-Cu): Awan ini berukuran kecil-kecil,tetapi berjumlah banyak danberbentuk seperti bola yang agak tebal berwarna putih sampai pucat dan ada bagian yangkelabu. Awan ini bergerombol dan sering berdekatan sehingga tampak saling bergandengan.

(b)Alto Stratus(A-St): Awan ini bersifat luas dan tebal dengan warna awan adalahkelabu.(3)

Awan rendah,berada pada ketinggian kurang dari 3 km. Kelompok awan rendah

,antara lainsebagai berikut.(a)

Strato Cumulus

(St-Cu): Awan ini berbentuk bola-bola yang sering menutupi seluruhlangit sehingga tampak menyerupai gelombang di lautan. Jenis awan ini relatif tipis dan tidakmenimbulkan hujan.(b)

Stratus

(St): Awan ini berada pada posisi yang rendah dan agihan yang sangat luasdengan ketinggian <2000 m. Jenis awan ini menyebar seperti kabut dan tampak berlapis-lapis.Antara kabut dan awan stratus pada dasarnya tidak berbeda. Awan ini tidak menimbulkanhujan.(c)

Nimbo Stratus

(Ni-St): Awan ini berbentuk tidak menentu dengan tepi compang-camping tak beraturan. Awan ini hanya menimbulkan hujan gerimis

,berwarna putihkegelapan,dan penyebarannya di langit cukup luas.(4) Awan yang terjadi karena udara naik,

berada pada ketinggian antara 500 m1.500 m.Kelompok awan ini,antara lain sebagai berikut.(a)

Cumulus

(Cu): Awan tebal dengan puncak-puncak yang agak tinggi,terbentuk padasiang hari karena udara yang naik,dan akan tampak terang jika mendapat sinar langsung darimatahari dan terlihat bayangan berwarna kelabu jika mendapat sinar matahari dari sampingatau sebagian saja.(b)

Cumulus Nimbus

(Cu-Ni): Awan inilah yang dapat menimbulkan hujan dengan kilatdan guntur,bervolume besar dengan ketebalanyang tinggi,posisi rendah dan puncak yangtinggi sebagai menara atau gunung dengan puncaknya yang melebar.Terjadinya hujan tidak tergantung pada tebal tipisnya awan

,tetapi lebih tergantung padamusim. Pada waktu musim kering,meskipun ketebalan an tinggi belum tentu mendatangkanhujan disebabkan oleh faktor angin yang dominan,Bgitu sebaliknya pada musim hujan. Awanyang rendah pada permukaan bumi disebut kabut.

f) Curah Hujan

Hujan atau presi  pitasi

ialah peristiwa jatuhnya butir-butir air atau es dari lapisan-lapisantroposfer ke permukaan bumi. Banyaknya hujan yang jatuh pada suatu tempat di bumi dapatdiketahui dengan mengukur besarnya curah hujan tersebut menggunakan alat penakar hujan.

Ada pula beberapa sebutan untuk alat penakar hujan yaitu sering disebut

fluviometer ataupunombrometer

.           Curah hujan atau presipitasi adalah banyaknya air hujan atau kristal es yang jatuhhingga permukaan bumi. Alat pengukur curah hujan berfungsi untuk mengukur jumlah hujanyang jatuh selama sehari di dalam suatu gelas ukur. Alat pencatat hujan otomatik berfungsimencatat secara otomatis jumlah curah hujan pada kertas pencatat yang setiap hari atauminggu diganti dengan yang baru. Cara menghitung curah hujan dalam sebulan adalah denganmenjumlah curah hujan di tiap hari dalam satu bulan.Besarnya curah hujan tidak merata di setiap wilayah Indonesia. Jumlah curah hujan tidak samasepanjang tahun,paling banyak ialah selama bertiup angin musim barat. Ada bermacam-macam jenis hujan yang dapat dijelaskan berikut ini.(1)

Hujan zenithal ,adalah hujan yang terjadi di daerah tropis,disebut juga hujan naikekuatorial,biasa terjadi pada waktu sore hari setelah terjadi pemanasan maksimal antara pukul14.0015.00. Di daerah tropis selama setahun mengalami dua kali hujan zenithal,sedangkandaerah lintang 23½° LU/LS mengalami satu kali hujan zenithal. Didaerah tropis,daerah lintang10° LU10° LS,hujan ini terjadi bersamaan waktunya dengan kedudukan matahari pada titikzenitnya,atau beberapa waktu sesudahnya.(2) Hujan muson,adalah hujan yang terjadi di daerah-daerah muson.

Hujan zenithal di daerahmuson mengalami perubahan karena daerahdaerah ini dipengaruhi oleh angin muson.(3) Hujan siklonal,adalah hujan yang terjadi karena udara panas naik disertai angin berputaratau cyclon. Karena kondisi di atas dingin,udara menjadi jenuh,dan setelah itu terjadilahprosesi kondensasi yang menimbulkan awan dan akhirnya hujan siklonal terjadi.(4)

Hujan musim dingin,adalah hujan yang terjadi di daerah-daerah subtropis. Daerah subtropisdi pesisir barat kontinen-kontinen pada waktu musim dingin mengalami hujan,ketika matahariberada pada posisi nadir. Daerah hujan musim dingin,antara lain: Portugal,Spanyol,AfrikaUtara,Palestina,,Mesopotamia,dan California Barat Daya.(5)Hujan musim panas,adalah hujan yang terjadi di daerah subtropis,di sekitar pesisir timurkontinen-kontinen. Daerahnya terletak antara 30° 40° LU/LS,yaitu sebelah tenggara AmerikaSerikat,Argentina Utara,Uruguay,Cina Timur,Jepang,dan lain-lain.(6)

Hujan frontal,adalah hujan yang terjadi jika massa udara yang dingin dengan kekuatanbesar memecah massa udara yang panas dan kemudian massa yang lebih ringan terangkat keatas. Pergolakan udara dengan pusaran-pusaran bergerak ke atas sehingga bertemulah massaudara panas dan dingin yang dibatasi oleh garis yang disebut garis front. Di sekitar garis inilahterbentuk awan yang bergumpal dan bergerak ke atas dengan cepat sehingga terjadilah hujanlebat atau hujan frontal.(7)

Hujan pegununganatau hujan orografis,adalah hujan yang terjadi di daerah pegunungan,dimana udara yang mengandung uap air bergerak naik ke atas pegunungan. Gerakan itu

2.Hidrosfer1.BANJIRRR

:# merehabilitasi hutan#membuat konstruksi sumur resapan & biopori#Membangun rumah-rumah panggung#Normalisasi sungai

mengeruk endapan lumpur# Membangun waduk di hulu

kolam penampungan banjir

Tidak membuang sampah&limbah di sungai

#membangun sistem peringatan dini bencana banjir&pembuatan peta banjir

2.TSUNAMI

Gempa bumi terjadi karena gesekan antar lempeng-lempeng tektonik di bawah permukaanbumi. Pergesekan ini mengeluarkan energi yangluar biasa besar dan menimbulkan goncangan dipermukaan.

bangunan, jembatan dan jalan-jalan yang besar dan luas. Gempa juga dapat diikutibencana alam berbahaya seperti tanah longsor dan tsunami Korban jiwa biasanya terjadikarena tertimpa bagian-bagian bangunan roboh atau obyek berat lain sepertipohon dan tiang listrik.

2. Litosfer

Litosfer adalah kulit terluar dari planet berbatu. Litosfer berasal dari kata Yunani, lithos (λίθος) yang berarti berbatu, dan sphere (σφαῖρα) yang berarti padat. Litosfer berasal dari kata lithos artinya batuan, dan sphere artinya lapisan. Secara harfiah litosfer adalah lapisan bumi yang paling luar atau biasa disebut dengan kulit bumi. Pada lapisan ini pada umumnya terjadi dari senyawa kimia yang kaya akan Si02, itulah sebabnya lapisan litosfer sering dinamakan lapisan silikat dan memiliki ketebalan rata-rata 30 km yang terdiri atas dua bagian, yaitu Litosfer atas (merupakan daratan dengan kira-kira 35% atau 1/3 bagian) dan Litosfer bawah (merupakan lautan dengan kira-kira 65% atau 2/3 bagian).

Litosfer bumi meliputi kerak dan bagian teratas dari mantel bumi yang mengakibatkan kerasnya lapisan terluar dari planet bumi. Litosfer ditopang oleh astenosfer, yang merupakan bagian yang lebih lemah, lebih panas, dan lebih dalam dari mantel. Batas antara litosfer dan astenosfer dibedakan dalam hal responnya terhadap tegangan: litosfer tetap padat dalam jangka waktu geologis yang relatif lama dan berubah secara elastis karena retakan-retakan, sednagkan astenosfer berubah seperti cairan kental.

Litosfer terpecah menjadi beberapa lempeng tektonik yang mengakibatkan terjadinya gerak benua akibat konveksi yang terjadi dalam astenosfer.

Konsep litosfer sebagai lapisan terkuat dari lapisan terluar bumi dikembangkan oleh Barrel pada tahun 1914,

Terdapat dua tipe litosfer

  • Litosfer samudra, yang berhubungan dengan kerak samudra dan berada di dasar samdura
  • Litosfer benua, yang berhubungan dengan kerak benua

4. Biosfer

Biosfer adalah bagian luar dari planet Bumi, mencakup udara, daratan, dan air, yang memungkinkan kehidupan dan proses biotik berlangsung. Dalam pengertian luas menurutgeofisiologi, biosfer adalah sistem ekologis global yang menyatukan seluruh makhluk hidup dan hubungan antarmereka, termasuk interaksinya dengan unsur litosfer (batuan), hidrosfer(air), dan atmosfer (udara) Bumi. Bumi hingga sekarang adalah satu-satunya tempat yang diketahui yang mendukung kehidupan. Biosfer dianggap telah berlangsung selama sekitar 3,5 milyar tahun dari 4,5 milyar tahun usia Bumi.

5. Antroposfer

Antroposfer adalah lapisan manusia yang merupakan tema sentral diantara sfera-ftera. Karena kajian geografi merupakan tema sentral, maka kajian geografis sering disebut antroposentris

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s