Persebaran Flora & Fauna / Hewan & Tumbuhan Di Indonesia – Ilmu Geografi

Persebaran Flora & Fauna / Hewan & Tumbuhan Di Indonesia – Ilmu Geografi
Indonesia meliliki keanekaragaman flora dan fauna baik di Indonesia bagian barat, tengah dan timur akibat pengaruh keadaan alam, rintangan alam dan pergerakan hewan di alam bebas. Ketiga wilayah di Indonesia memiliki keunikan dan ciri khas keragaman binatang dan tanaman yang ada di alam bebas.
Alfred Russel Wallace dan Max Wilhelm Carl Weber adalah orang-orang yang mengelompokkan tipe flora dan fauna Indonesia ke dalam tiga kelompok, yaitu :
1. Fauna Asiatis
Wilayah = Indonesia bagian barat (sumatera, jawa, kalimantan hingga selat makassar dan selat lombok)
Hewan = badak, harimau, orangutan, gajah, dsb.
2. Fauna Peralihan dan Fauna Asli
Wilayah = Indonesia bagian tengah (sulawesi dan nusa tenggara)
Hewan = Babi rusa, kuskus, burung maleo, kera, dll.
3. Fauna Australis
Wilayah = Indonesia bagian timur (papua)
Binatang = Burung cendrawasih, burung kakatua, kangguru, dsb.
– Dalam peta persebaran flora dan fauna Indonesia :
Antara fauna tipe asiatis dan peralihan terdapat garis wallace.
Antara fauna tipe peralihan dan tipe australis terdapat garis weber.
Kondisi flora dan fauna di setiap daerah dipengaruhi oleh banyak hal seperti :
1. Tinggi rendah dari permukaan laut
2. Jenis tanah
3. Jenis hutan
4. Iklim
5. Pengaruh manusia, dan lain-lain
• Persebaran Fauna di Dunia
Wilayah persebaran fauna pertama kali diperkenalkan oleh Sclater (1858) dan kemudian dikembangkan oleh Huxley (1868) dan Wallace (1876). Ada beberapa faktor alam yang mempengaruhi persebaran fauna di dunia yang bersifat menghambat, yaitu faktor-faktor fisikyang berhubungan dengan keadaan di bumi, misalnya :
1. Perairan (sungai, danau, laut)
2. Daratan (gunung, lembah, jurang, padang pasir dll)
3. Iklim (suhu, tekanan udara, kelembaban dll)
Alfred Russel Wallace mengelompokkan persebaran fauna di dunia menjadi 6 wilayah, yaitu :

A. Zona Australis
Wilayah ini mencakup kawasan Australian, Selandia baru, Papua, Maluku, dan pulau-pulau sekitarnya. Beberapa hewan khas wilayah ini adalah kangguru, kiwi, koala, platypus, terdapat juga beberapa jenis burung yang khas wilayah ini seperti burung cendrawasih, kasuari, kakatua, dan betet kelompok reptile antara lain buaya, kura-kura, ular piton.

B. Zona Ethiopian
Wilayah persebarannya meliputi benua Afrika dari sebelah selatan gurun Sahara, Madagaskar, dan Asia Barat. Hewan yang khas daerah ini adalah Gajah Afrika, Badak Afrika, Gorila, Baboon, Simpanse, Jerapah, mamalia padang rumput seperti Zebra, Antilope, Kijang, Singa, dan mamalia pemakan serangga yaitu, Trenggiling. Mamalia endemic di wilayah ini adalah kuda nil yang hanya terdapat di sungai nil, Mesir. Namun di Madagaskar juga terdapat kuda nil namun lebih kecil. Wilayah Ethiopian juga memiliki hewan yang hampir sama dengan di wilayah oriental seperti golongan kucing, bajing, tikus, babi hutan, kelelawar, dan anjing.

C. Zona Neartik
Wilayah persebarannya meliputi kawasan Amerika Serikat, Amerika Utara dekat kutub utara, dan Greenland. Hewan khas daerah ini adalah Kalkun liar, Tikus berkantung di gurun pasir timur, Bison, Muskox, Caribou, Domba Gunung. Di daerah ini juga terdapat beberapa jenis hewan yang ada di wilayah paleartik seperti, kelinci, kelelawar, anjing, kucing, dan bajing.

D. Zona Neotropik
Wilayah persebarannya meliputi kawasan Amerika Selatan, dan sebagian besar Meksiko. Iklim di wilayah ini sebagian besar beriklim tropic dan bagian selatan beriklim sedang. Hewan endemiknya ikan piranha dan belut listrik di sungai Amazon, Ilama (sejenis unta) di padang pasir Atacama (Peru), tapir, dan kera hidung merah. Neotropikal sangat terkenal sebagai wilayah fauna Vertebrata karena jenisnya yang sangat beragam dan spesifik seperti beberapa jenis monyet, trenggiling, beberapa jenis reptile seperti buaya, ular, kadal, beberapa spesies burung dan ada sejenis kelelawar penghisap darah.

E. Zona Oriental
Tersebar di kawasan Asia Tenggara dan Asia Selatan. Fauna Indonesia yang masuk di wilayah ini hanya di Indonesia bagian barat. Hewan yang khas ini adalah harimau, orang utan, gibbon, rusa, banteng, dan badak bercula satu. Hewan lainnya adalah badak bercula dua, gajah, beruang, antilop, berbagai jenis reptile, dan ikan. Adanya jenis hewan yang hampir sama dengan wilayah Ethiopian antara lain, kucing, anjing, monyet, gajah, badak, dan harimau.

F. Zona Paleartik
Wilayah persebarannya sangat luas meliputi hampir seluruh benua Eropa, uni soviet, daerah sekitar kutub utara sampai pegunungan himalaya, kepulauan inggris di eropa barat sampai Jepang, selat Bering di pantai pasifik dan benua Afrika paling utara. Beberapa jenis fauna paleartik yang tetap bertahan di lingkungan aslinya yaitu, panda di cina, unta di afrika utara, binatang kutub seperti rusa, kucing kutub, beruang kutub. Binatang yang berasal dari wilayah ini antara lain, kelinci, berbagai spesies anjing, kelelawar, bajing dan kijang telah menyebar ke wilayah lain.

Iklan

PERMAINAN BOLA BASKET

PERMAINAN
BOLA BASKET

Disusun Oleh:
SULISTIANA
XII@1

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMA N 1 NGRAMBE
TAHUN AJARAN 2012/2013

Permainan Bola Basket
A. pengertian
Permainan bola basket adalah permainan atau olah raga yang menggunakan bola besar yang dapat memantul yang memasukkan ke dalam jarring.
B. Teknik dasar bola basket
1. Latihan Melempar Bola
a. Lemparan Datar Setinggi Dada(Chess Pass)
1. berdiri dengan posisi kaki sejajar kedua tangan memegang bola di depan dada.
2. Badan Sedikit Condong Ke Depan Lutut Sedikit Di Tekuk.
3. Lemparkan bola dengan kuat desertai dengan tangan yang lurus.

b. Lemparan Dengan Pantulan (Bound Pass)
1. Letakkan Bola Di Depan Dada Dengan Posisi Kaki Sejajar.
2. Kemudian Pantulan Bola Ke Tanah Dengan Posisi Badan Agak Membungkuk
c. Lemparkan Dari Atas Kepala(Over Head Pass)
1. Berdiri Dengan Kedua Kaki Terbuka
2. Pegang Bola Dengan Kedua Tangan Di Atas Kepala
3. Lempar Bola Dengan Kedua Tangan Ke Depan Atas Disertai Dengan Meneruskan Tangan
2. Latihan Menangkap Bola (Passing)
a) Tahap Awal
1. Berdiri Menghadap Arah Datangnya Bola
2. Kedua Tangan Lurus Kedepan Menjemput Arah Datangnya Bola
3. Tumpuan Berat Badan Pada Kaki Depan
b) Pelaksanaan
Setelah bola tersentuh telapak tangan , dengan segera menggeser kaki depan ke belakang sikut di tekuk dan bola di tarik mendekati badan /dada
c) Tahap Akhir
1. Badan Condong Ke Depan
2. Tumpuan Berat Badan Pada Kaki Belakang
C. Teknik Memasukkan Bola
1. One Hand Set Shot
2. Two Hand Set Shot
3. Hook Shot
4. Lay Up Shot

D. Peraturan Permainan Bola Basket
1. Waktu Permainan
2×20 Menit, Setiap Babak Waktuya 20 menit
2. Jumlah Pemain
Terdiri Dari 5 Orang, Disertai Cadangan Pemain 7 Orang.

Perkembangan Pengaruh Barat dan Perubahan Ekonomi, Demografi dan Kehidupan Sosial Budaya Masyarakat di Indonesia Pada Masa Kolonial

Perkembangan Pengaruh Barat dan Perubahan Ekonomi, Demografi dan Kehidupan Sosial Budaya Masyarakat di Indonesia Pada Masa Kolonial
A. Masuk dan Berkembangnya Kekuasaan Bangsa Belanda Masa VOC di Indonesia
A.1 Masuknya Bangsa Belanda
Cornelis de Houtman memimpin pelayaran dari Belanda tahun 1595 dan tiba di Banten Juni 1596. Dari Banten pelayaran dilanjutkan ke Maluku dan berhasil mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya disana.
A.2 Berkembangnya organisasi dagang VOC
VOC (Vereenigde Oost Indische Compagnie) dibentuk pada Maret 1602 di Batavia dengan Gubernur Jenderal J.P. Coen. Tujuan dibentuk VOC untuk menghindari persaingan antar pedagang Belanda dalam usaha mencario keuntungan sebesar-besarnya; mempertahanakan diri dari persaingan dengan pedagang bangsa-bangsa Eropa dan bangsa Aisa; untuk membantu kebutuhan pemerintah Belanda dalam menghadapi pasaran Spayol di Eropa.
VOC mempunyai hak-hak istimewa yang diberikan oleh Parlemen Belanda disebut hak Oktrooi. Hak Octrooi tersebut berisi hal-hal sebagai berikut:
• VOC memperoleh hak monopoli perdagangan
• VOC memperoleh hak untuk mencetak dan mengeluarkan uang sendiri
• VOC dianggap sebagai wakil pemerintah Belanda di Asia
• VOC berhak mengadakan perjanjian
• VOC berhak memaklumkan perang dengan Negara lain
• VOC berhak menjalankan kekuasaan kehakiman
• VOC berhak mengadakanpemungutan pajak
• VOC berhak memiliki angkatan Perang sendiri
• VOC berhak mengadakan pemerintahan sendiri.
Disamping hak istimewa, VOC juga mempunyai kewajiban khusus terhadap pemerintah Belanda. VOC wajib melaporkan hasil keuntungan dagangnya kepada Parlemen Belanda. VOC juga wajib membantu pemerintah Belanda dalam menghadapi berbagai perangan.
Heeren XVII mengangkat Gubernur Jenderal VOC, dengan tugasnya menangani urusan-urusan VOC di Hindia Belanda. Dibentuk pula Dewan Hindia untuk memberi nasihat dan mengawasi tindakan Gubernur Jenderal. Pusat kegiatan perdagangan VOC ada di Ambon.
Jan Pieterzoon Coen membantu Pangeran Jayakarta dalam serangan terhadap Kerajaan Banten dan kerajan Banten berhasil dikalahkan. Jan Pieterzoon Coen kemudian membangun kembali kota Jayakarta dan memberinya nama Batavia. Batavia dijadikan sebagai pusat perdagangan dan kekuasaan Belanda di Indonesia. Sejak saat itu Batavia resmi menjadi markas besar VOC di Indonesia.
Pada akhir abad ke-18, VOC mengalami kemunduran disebabkan :
• Gencarnya persaingan dari bangsa Perancis dan Inggris.
• Korupsi dan pencurian yang dilakukan para pegawai VOC.
• Maraknya perdagangan gelap di jalur monopoli VOC.
• Besarnya aggaran belanja VOC tidak sebanding dengan pemasukkannya.
• Meningkatnya kebutuhan gaji pegawai
• Tertalu banyak biaya yang dikeluarkan dalam menumpas pemberontakan rakyat.
Akhirnya VOC dibubarkan pada tahun 1799 dengan segala tanggungjawab VOC diambil alih oleh kerajaan Belanda dengan tujuan agar wilayah Indonesia tetap dalam pengendalian Belanda.
B. Masuk dan Berkembangnya Kekuasaan Bangsa Belanda
B.1 Masa Pemerintahan Gubernur Jenderal Daendels (1808-1811)
Setelah VOC bubar dan diambil alih oleh Belanda, maka Raja Louis Napoleon Bonaparte menunjuk Herman Willem Daendels sebagai Gubernur Jenderal di Indonesia.
Herman Willem Daendels berkuasa dari tahun 1808 sampai 1811. Kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan Daendels:
1. Bidang Pertahanaan, ia bertugas mempertahankan Pulau Jawa dari serangan Inggris yang saat itu sedang berperang melawan Perancis.
2. Membangun angkatan perang yang terdiri dari orang-orang Indonesia.
3. Membangun benteng-benteng militer, pabrik senjata, dan rumah sakit militer.
4. Membangun jalan utama yang yang menghubungkan kota-kota sepanjang pantai utara Jawa. Jalan tersebut membentang dari Anyer di Jawa Barat hingga Panarukan di Jawa Timur.
5. Pembangunan Pelabuhan di Banten, Merak, dan Surabaya, serta membuat perahu-perahu untuk keperluan pemerintahannya.
6. Daendels berusaha untuk menanamkan kekuasaannya di kerajaan-kerajaan lokal di Indonesia, dan berusaha untuk mengubah tata cara lama dalam tradisi kerajaan-kerajaan Indonesia.
7. Menjual tanah rakyat kepada pengusaha swasta asing dari Belanda, Arab, dan Cina.
Pelaksanaan kebijakan tersebut dilakukan dengan sistem kerja paksa yang disebut Kerja Rodi. Rakyat harus bekerja keras membangun saran umum tersebut tanpa mendapat upah. Ribuan rakyat meninggal saat mengerjakan pembuatan jalan raya tersebut.
Tindakan Daendels tersebut menimbulkan konflik dengan para penguasa lokal Indonesia. Tindakan otoriter Daendels tersebut membuat Raja Louis Napoleon Bonaparte memanggil kembali Daendels ke Belanda dan diganti oleh Gubernur Jenderal Jansens.
B.2. Masa Pemerintahan Gubernur Jenderal Raffles
Raffles berkuasa dari tahun 1811-1814 setelah pada tahun 1811, Inggris menyerang wilayah-wilayah yang dikuasai Belanda di Jawa. Hal ini berhasil membuat Belanda menyerah tanpa syarat dan memberikan wilayah kekuasaan kepada pemerintah Inggris. Kekuasaan Inggris di Indonesia diwakili oleh Maskapai Hindia Timur (The East India Company) disingkat EIC yang berpusat di Calcutta, India. EIC mendapat hak Oktrooi dari Ratu Elizabeth I. Saat Gubernur Jenderal Lord Minto menjadi pemimpin EIC, dia mengangkat Thomas Stamford Raffles sebagai Gubernur Jenderal di Hindia Belanda.
Selama Raffles berkuasa ia menerapkan berbagai kebijakan diantaranya:
1. menghapus system kerja paksa (rodi) kecuali untuk daerah Priangan dan Jawa Tengah.
2. menghapuskan pelayaran hongi dan segala jenis tindak pemaksaaan di Maluku
3. melarang adanya perbudakan
4. menghapus segala bentuk penyerahan wajib dan penyerahan hasil bumi.
5. Melaksanakan sistem Landrente yaitu system sewa tanah.Landrente membawa perubahan bagi pribumi anatar lain:
1. Unsur paksaan di gantikan dengan unsure kebeasan, suka rela dan kontrak
2. Hubungan natara pemerintah dengan rakyat didasari sifat kontrak
3. Kehidupan ekonomi barang diganti dengan ekonomi uang.
6. Membagi wilayah Pulau Jawa menjadi 16 daerah Karisedenan. Tujuannya untuk mempermudah pengaturan dan pengawasan terhadap Pulau Jawa.
7. Membentuk sistem pemerintahan dan pengadilan dengan merujuk kepada sistem di Inggris.
Selama di Indonesia berhasil menulis buku yang berjudul History of Java berisi sejarah budaya indonesia. Namanya diabadikan sebagai nama bunga bangkai di Bengkulu “Rafflesia Arnoldi”. Kekuasaan Raffles berakhir pada 1814 setelah terjadi Konvensi London antara Inggris dan Belanda. Isinya “Inggris harus mengembalikan semua wilayah jajahan Belanda yang telah dikuasainya. Inggris menyerahkan kekuasaan pada Belanda tahun 1816.
B.3 Masa Pemerintahan Gubernur Jenderal Van Den Bosch
Pada Tahun 1830, keadaan keuangan Negeri Belanda mengalamidefisit anggran dan mendekati kebangkrutan. Hal tersebut disebabkan karena beban utang dan pembiayaan yang dikeluarkan untuk Perang Diponegoro dan Perang Kemerdekaan Belgia.
Pemerintah Belanda kemudian menunjuk Gubernur Jenderal Van Den Bosch yang ditugaskan untuk mengisi kembali kekosongan kas negara. Van den Bosch menggagas Sistem Tanam Paksa (Cultuur Stelsel). Gagasan ini di setujuia Pemerintah Belanda. Sistem Tanam Paksa berisikan tentang:
1. penduduk desa diwajibkan menyediakan seperlima luas tanahnya untuk ditanami tanaman ekspor yang laku dipaasaran dunia, sepert kopi, gula , tembakau dan nila.
2. Tanah tersebut dibebaskan dari pajak.
3. Hasil tanaman dagang itu diserahkan kepada pemerintah Belanda. Kelebihan hasil tanaman dari jumlah pajak yang dibayar, akan dikembalikan kepada rakyat.
4. Waktu untuk menanam tanaman dagang tidak boleh melebihi dari waktu yang dilakukan untuk menanam padi.
5. Penenan yang gagal akan ditanggung oleh pemerintah.
6. Wajib tanam Paksa boleh diganti dengan penyerahan tenaga untuk pengangkutan pekerjaan di pabrik.
7. Mereka yang bukan petani wajib bekerja di lading-ladang pemerintah selam 66 hari dalam setahun.
8. Penduduk bekerja di bawah pengawasan penguasa pribumi, sedangkan pegawai Eropa akan megawasi secar umum jalnnya pekerjaan tersebut.
Dalam pelaksanaan Tanam Paksa berbada jauh dengan ketetntuan yang telah ditetapkan. Hal itu terbukti dengan:
1. tanah yang disediakan lebih dari seperlima bagian dan jika tanahnya subur akan diambil semuanya oleh pemrintah.
2. tanah yang disediakan tetap dikenakan pajak.
3. kelebihan hasil tanaman dari jumah yang ditetapkan tidak dikembalikan.
4. panenan yang gagal tetap ditanggung oleh petani.
5. pekerjaan pengangukatan di pabrik lebih berat dari pada pekerjaan di sawah.
6. dalam melaksanakan tugasnya penguasa pribumi maupun pengusas eropa bertindak semwenang-wenang.
C. Zaman Pendudukan Jepang
Jepang memulai pendudukan dari Pulau Tarkan dan Balik papan yang dikuasai pada Januari 1942. Selanjutnya, Jepang meyerbu Pulau Jawa yang dipimpin oleh Jenderal Hitoshi Imamura. Dalam penyerbuan tersebut Jepang menduduki tiga tempat sekaligus yaitu Teluk Banten, Eretan (Indramayu) dan daerah Kranggan di Rembang. Jakrta berhasil diduduki pada tanggal 5 Maret 1942.
Tentara pemerintahan Hindia-Belanda tidak mampu menhan serangan dari Jepang sehingga pada tanggal 8 Maret 1942, Belanda menyerah tanpa syarat terhadap jepang. Penyerahan Belnda terhadap Jepang dilakukan di Kalijati, Subang Jawa Barat. Surat penyerahan di tandatangai oleh Panglima Tentara Belanda, Jenderal Ter Poorten, diskasikan oleh Gubernur Jenderal Hindia-Belanda Tjarda Van Starkenborg Stachchouwer, sedangkan pihak Jepang diwakili oleh Jenderal Hitoshi Imamura.
C.1 Organisasi bentukan Jepang.
• Gerakan 3A
Jepang mempropagandakan Gerakan 3A, yaitu Jepang Cahay Asia, Jepang Pelindung Asia dan Jepang pemimpin Asia. Gerakan 3A dipimpin oleh Mr. Syamsudin. Gerakan ini tidak berumur panjang pada sepetember 1942 gerakan ini dibubarkan.
• PUTERA (Pusat Tenaga Rakyat)
Putera di dirikan pada tanggal 16 April 1943. Badan ini didirikan tas kerja sama dengan tokoh nasional seperti Ir. Sukarno, Moh. Hatta, Ki Hajar Dewantara dan K.H. Mas Mansyur. Organisasi ini bertujuan untuk pengerahan tenaga dan sumber daya untuk kepentingan peperangan Jepang.
• Jawa Hokookai (Perhimpunan Jawa)
organisasi ini didirikan untuk memupuk semangat kebaktian, yaitu kesedianny untuk mengorbankan diri, mempertebal persaudaraan dan melkasanakan tugas untuk kepentingan pemerintah pendudukan Jepang.
C.2 Pengerahan Tenaga Pemuda
• Barisan Pemuda (Seinendan),
• Barisan Pembantu Polisi (Keibodan)
• Himpunan Wanita (Fujinkai)
• Pembantu Prajurit Perang (Heiho)
• Pembela Tanah Air (PETA)
• Organisai Pemuda Islam (HIizbullah)
D. Perlawanan Bangsa Indonesia terhadapa Pemerintah Kolonial-Belanda.
D.1 Perang Diponegoro (1825-1830)
a. Sebab-sebab Perang
• Rakyat sangat menderita karena dibebani macam-macam pajak.
• Belnda ikut campur dalam urusan pemerintahan kerajaan Mataram.
• Belanda merencanakan pembangunan jalan kereta api yang melewati makam leluhur Pangeran Diponegoro di Tegalrejo tanpa minta ijin terlebih dahulu.
b. Jalannya Perang
Perang Diponegoro di mulai pada tanggal 20 Juli 1825 di Tegalrejo. Para pasukan Pangeran Diponegoro menyinggkir di bukit Sealarong untuk mengatur siasat. Diponegoro mengumandangkan perang Sabil yang segera diterima oleh rakyatdaerah lain. Pada masa awal-awal pertempuran banyak terjadi didaerah Pacitan, Purwodadi, Banyumas, Pekalongan, Semarang, Rembang dan Madiun. Untuk menghadpi serangan pasukan Diponegoro pemerintah belnda menggunkan taktik benteng stelsel. Taktik ini bertujuan untuk mempersempit ruang gerak Diponegoro, dengan mendirikan benteng pertahanan di daerah yang dikuasai.
Pada tanggal 21 Februari 1830, Diponegoro beserta ank buahnya menuju Bukit Menoreh dan dilanjutkan ke magelang (8 Maret 1830) untuk melakukan perundingan. Setelah Perundingan gagal, pada tanggal 28 Maret 1980, Belanda dengan tipu muslihat berhasil menangkap Pangeran Diponegoro. Pangeran Diponegoro kemudian di buang ke Manada dan pada tahun 1934 di pindahkan ke Makassar. Pangeran Diponegoro meninggal pada tanggal 8 Januari 1855 di Makassar.
D.2 Perang Aceh (1873-1904)
a. Sebab-sebab Perang
• Munculnya traktat Sumatera, tanggal 2 November 1871, yaitu perjanjian anatar Inggris-Belanda, yang mengizinkan Belanda memperlua kekuasannya di Sumatera, termasuk di Aceh.
• Pada tanggal 22 Maret 1873, Belanda mengirim ultimatum, yang isinya Aceh harus mengakui kedaulatan Belanda di Aceh. Tetapi ultimatum tersebut ditolak oleh Kerajaan Aceh.
b. Jalannya Perang
Pada tahun 1973, Belanda mengirim pasukan yang dipimpin oleh Jenderal J.H.R. Kohler ke Aceh untuk melakukan penjajahan. Pasukan yang dipimpin oleh Jenderal J.H.R. Kohler berhasil menduduki Masjid Raya baiturahman, pusat pertahanan laskar Aceh dan pusat pertahanan laskar Aceh.
Pada akhir 1873, pasukan Belanda yang dipimpin oleh Letnan Jenderal J. Van Swieten berhasil merebut istana Kutaraja. Perlawanan Rakyat Aceh dipimpin oleh Panglima Polim, Teuku Imam Leungbata, Teuku Ibrahim, Teuku Cik Di Tiro, Teuku Umar dan Cut Nyak Dien.

MAKALAH PERANG TELUK

MAKALAH

PERANG TELUK

Disusun Oleh :

FATTANTY NUR. A. S
IPS 4
12

DEPARTEMEN PENDIDIKAN KABUPATEN KARANGANYAR
SMA NEGERI 2 KARANGANYAR
Tahun Ajaran 2011 – 2012
DAFTAR ISI

Halaman Judul
Daftar Isi
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
C. Tujuan
BAB II PEMBAHASAN
A. Perang Teluk I
B. Perang Teluk II
C. Faktor-faktor Penyebab Terjadinya Perang
D. Akibat Perang Kuwait
Penutup

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Sejarah adalah sutu hal yang penting dalam kehidupan manusia, dengan sejarah kita dapat melihat dan menggunakannya sebagai contoh untuk kehidupan kita selanjutnya agar tidak terjadi kesalahan-kesalahan seperti yang telah terjadi pada kehidupan manusia-manusia sebelum kita.

Seperti halnya kejadian perang yang bukan saja merugikan umat manusia tetapi juga menimbulkan trauma yang besar terhadap kehidupan-kehidupan selanjutnya.

B. Rumusan Masalah
1. mengapa perang tersebut bisa terjadi ?.
2. Apa Faktor-faktor Yang Mempengaruhi perang itu terjadi
3. Bagaimana akibat yang ditimbulkan dari perang tersebut ?.

C. Tujuan
1. Menjelaskan kepada pembaca sejarah perang teluk
2. Menjelaska masalah yang timbul dari perang teluk
3. Mengetahui Faktor-faktor Yang Mempengaruhi terjadinya perang teluk

BAB II
PEMBAHASAN

PERANG TELUK
Perang Iran-Irak juga dikenali sebagai Pertahanan Suci dan Perang Revolusi Iran di Iran, dan Qadisiyyah Saddam di Irak, adalah perang di antara Irak dan Iran yang bermula pada bulan September 1980 dan berakhir pada bulan Agustus 1988. Kemudian pada awal 1990-an Konflik Iraq-Kuwait meletus dan pada Umumnya, dikenali sebagai Perang Teluk Persia atau Gulf War .

A. PERANG TELUK PERSIA PERTAMA.

Saddam Hussein
Peperangan ini bermula ketika pasukan Irak menerobos perbatasan Iran pada 22 September 1980 akibat masalah perbatasan yang berlarut-larut antara kedua negara dan juga kekhawatiran Saddam Hussein atas perlawanan Syiah yang dibawa oleh Imam Khomeini dalam Revolusi Iran. Walaupun Irak tidak mengeluarkan pernyataan perang, tentaranya gagal dalam misi mereka di Iran dan akhirnya serangan mereka dapat dipukul mundur Iran. Walaupun PBB meminta adanya gencatan senjata, pertempuran tetap berlanjut sampai tanggal 20 Agustus 1988; Pertukaran tawanan terakhir antara kedua negara ini terjadi pada tahun 2003. Perang ini telah mengubah wilayah dan situasi politik global.

Imam Kumaini
Perang ini juga memiliki kemiripan seperti Perang Dunia I. Taktik yang digunakan seperti pertahanan parit, pos-pos pertahanan senapan mesin, serangan dengan bayonet, penggunaan kawat berduri, gelombang serangan manusia serta penggunaan senjata kimia(seperti gas mustard) secara besar-besaran oleh tentara Irak untuk membunuh pasukan Iran dan juga penduduk sipilnya, seperti yang dialami juga oleh warga suku Kurdi di utara Irak. Dalam perang ini dipercaya lebih dari satu juta tentara serta warga sipil Irak dan Iran tewas, dan lebih banyak lagi korban yang terluka dari kedua belah pihak selama pertempuran berlangsung.
Walaupun perang Iran-Irak yang dimulai dari tahun 1980-1988 merupakan perang yang terjadi di wilayah Teluk Persia, akar dari masalah ini sebenarnya dimulai lebih dari berabad-abad silam. Berlarut-larutnya permusuhan yang terjadi antara kerajaan Mesopotamia(terletak di lembah sungai Tigris-Eufrat, yang kini menjadi sebuah negara Irak modern) dengan kerajaan Persia atau negara Iran modern

B. PERANG TELUK II

Perang Teluk disebabkan atas Invasi Irak atas Kuwait 2 Agustus 1990 dengan strategi gerak cepat yang langsung menguasai Kuwait. Emir Kuwait Syeikh Jaber Al Ahmed Al Sabah segera meninggalkan negaranya dan Kuwait dijadikan provinsi ke-19 Irak dengan nama Saddamiyat Al-Mitla` pada tanggal 28 Agustus 1990,

C. FAKTOR – FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA PERANG
• Terjadinya pelanggaran kuota minyak yang dilakukan oleh Kuwait, Arab dan Uni Emirat Arab sehingga produksi minyak melimpah, akibat harga minyak anjlok. Irak waktu itu mengandalkan pendapatan negara dari sektor minyak sangat terpukul dengan peristiwa ini. Irak yang waktu itu sedang membangun negaranya yang rusak akibat perang melawan Iran.
• Ambisi Sadam Husen untuk tampil sebagai orang nomor satu dan dihormati didunia Arab.
• Kuwait dituduh mencuri minyak Irak di Padang Rumelia yang terletak diperbatasankedua negara ( dipersengketakan )
• Sebab khusus yaitu adanya serangan Irak terhadap Kuwait tanggal 22 Agustus 1990 yang berhasilmenduduki Kuwait

Invasi Irak ke Kuwait disebabkan oleh kemerosotan ekonomi Irak setelah Perang Delapan Tahun dengan Iran dalam perang Iran-Irak. Irak sangat membutuhkan petro dolar sebagai pemasukan ekonominya sementara rendahnya harga petro dolar akibat kelebihan produksi minyak oleh Kuwait serta Uni Emirat Arab yang dianggap Saddam Hussein sebagai perang ekonomi serta perselisihan atas Ladang Minyak Rumeyla sekalipun pada pasca-perang melawan Iran, Kuwait membantu Irak dengan mengirimkan suplai minyak secara gratis. Selain itu, Irak mengangkat masalah perselisihan perbatasan akibat warisan Inggris dalam pembagian kekuasaan setelah jatuhnya pemerintahan Usmaniyah Turki.

Akibat invasi ini, Arab Saudi meminta bantuan Amerika Serikat tanggal 7 Agustus 1990. Amerika Serikat mengirimkan bantuan pasukannya ke Arab Saudi yang disusul negara-negara lain baik negara-negara Arab kecuali Syria, Libya dan Yordania serta Palestina. Kemudian datang pula bantuan militer Eropa khususnya Eropa Barat (Inggris, Perancis dan Jerman Barat), serta beberapa negara di kawasan Asia.

Pasukan Amerika Serikat dan Eropa di bawah komando gabungan yang dipimpin Jenderal Norman Schwarzkopf serta Jenderal Collin Powell. Pasukan negara-negara Arab dipimpin oleh Letjen. Khalid bin Sultan.

Tareq Aziz

Misi diplomatik antara James Baker dengan menteri luar negeri Irak Tareq Aziz gagal (9 Januari 1991). Irak menolak permintaan PBB agar Irak menarik pasukannya dari Kuwait 15 Januari 1991. Akhirnya Presiden Amerika Serikat George H. Bush diizinkan menyatakan perang oleh Kongres Amerika Serikat tanggal 12 Januari 1991. Operasi Badai Gurun dimulai tanggal 17 Januari 1991 pukul 03:00 waktu Baghdad yang diawali serangan-serangan udara atas Baghdad dan beberapa wilayah Irak lainnya serta operasi di daratan yang mengakibatkan perang darat yang dimulai tanggal 30 Januari 1991.

James Baker

Irak melakukan serangan balasan dengan memprovokasi Israel dengan menghujani Israel terutama Tel Aviv dan Haifa, Arab Saudi di Dhahran dengan serangan rudal Scud B buatan Sovyet rakitan Irak, serta melakukan perang lingkungan dengan membakar sumur sumur minyak di Kuwait dan menumpahkan minyak ke Teluk Persia. Sempat terjadi tawar-menawar perdamaian antara Uni Sovyet dengan Irak yang dilakukan atas diplomasi Yevgeny Primakov dan Presiden Uni Sovyet Mikhail Gorbachev namun ditolak Presiden Bush pada tanggal 19 Februari 1991. Sementara Sovyet akhirnya tidak melakukan tindakan apa pun di Dewan Keamanan PBB semisal mengambil hak veto. Israel diminta Amerika Serikat untuk tidak mengambil serangan balasan atas Irak untuk menghindari berbaliknya kekuatan militer Negara Negara Arab yang dikhawatirkan akan mengubah jalannya peperangan.

Pada tanggal 27 Februari 1991 pasukan Koalisi berhasil membebaskan Kuwait dan Presiden Bush menyatakan perang selesai.

D. AKIBAT PERANG KUWAIT :
 Ladang minyak kuwait mengalami kerusakan berat
 Perekonomian Irak mengalami kehancuran serta terkena blokade ekonomi dan sanksi embargo dari PBB
 Amerika semakin kuat pengaruhnya di Timur Tengah
 Perpecahan di negara Arab
 Adanya sikap anti USA

PENUTUP

MOKO

MOKO

Perkenalan
Moko adalah benda kebudayaan dari perunggu yang bentuknya seperti dandang yang terlungkup. Beberapa teori mengatakan bahwa Moko berasal dari Kebudayaan Dongson di Vietnam Utara, sedangkan orang Alor sendiri percaya bahwa Moko berasal dari tanah. Moko dimiliki terutama oleh para bangsawan karena nilainya sangat tinggi.

Kegunaan dari Moko
Moko digunakan oleh masyarakat Alor sebagai mas kawin karena dipercaya dapat mengikat perkawinan. Selain itu juga digunakan sebagai gendang untuk mengiringi tarian adat.

Mengenai Tradisi Adat Perkawinan di Alor
Terdapat 4 ada perkawinan yaitu :
1. Perkawinan dengan membayar mas kawin.
Masa pinangan kepada calon istri bisa dilakukan pada waktu masih bayi, anak-anak, atau dewasa. Jika diterima keluarga sang gadis, maka dilakukan pemberian Moko pertama sebagai tanda ikatan pertunangan. Kemudian calon menantu diserahkan kepada calon mertua setelah mas kawin lunas.
2. Perkawinan dengan pembayaran mas kawin diutang.
Prosesnya sama seperti proses perkawinan pertama, tetapi suaminya harus tetap tinggal di tengah keluarga istrinya sebelum mas kawin dibayar lunas.
3. Perkawinan sistem bertukar.
Dalam perkawinan model ini, calon mempelai tidak diperbolehkan mencari suami atau istri dari satu suku.
4. Perkawinan “lari bersama” ( gere uma )
Pola perkawinan ini terjadi kalau calon suami melarikan calon istrinya ke rumah orang tuanya atau ke rumah kepala suku untuk kawin.

PENGERTIAN BOLA BASKET PERMAINAN BOLA BASKET

PENGERTIAN BOLA BASKET
PERMAINAN BOLA BASKET
1. Pengertian dan Sejarah Permainan Bola Basket

a. Pengertian Permainan Bola Basket
Bola Basket adalah olahraga yang dimainkan oleh dua regu yang saling memasukkan bola ke kerangjang lawan dengan tangan.
b. Sejarah Permainan Bola Basket
Menurut sejarahnya, permianan bola basket diciptakan oelh seorang instruktur dari pendidikan jasmani pada YMCA (Young Mens Christian Association), Springfield, Massachuses, Amerika Serikat tahun 1891
Tahun 1892, Prof. Naismith memperkenalkan permainan ini kepada masyarakat Amerika. Tahun 1892 untuk pertama kalinya dibuatkan peraturan baku permainan bola basket. Setahun kemudian, tepatnya tahun 1893 kata “Basket Ball” secara resmi diterima dalam perbendaharaan bahasa inggris.
Kejuaraan bola basket pertama kali dilaksanakan tahun 1913, saat itu regu Filipina berhasil mengalahkan regu Cina. Tahun 1932 pertama kalinya berlangsung Kongres Bola basket di Jenewa, Swiss. Tahun 1933 untuk pertama kali dilangsungkan Kejuaraan Dunia Bola basket Mahasiswa di Turin, Italia. Baru tahun 1936, bola basket dipertandingkan dalam Olimpiade, yang ketika itu berlangsung di Berlin.
Di Indonesia, permainan bola basket sudah ada sejak zaman revolusi, khususnya dikalangan masyarakat Yogyakarta.
Pada tanggal 23 Oktober 1951, terbentuklah PERBASI (Persatuan Basketball Seluruh Indonesia). Tahun 1955 dirubah menjadi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia. Sejak itulah permainan bola basket di Indonesia terus berkembang hingga ke daerah-daerah.
2. Teknik-Teknik Permainan Bola Basket
Teknik dasar permainan bola basket antara lain: (1) Teknik melempar dan mengangkap bola, (2) Teknik menggiring bola, (3) Teknik menembak, (4) Teknik gerakan berporos, (5) Teknik Lay-Up shoot, dan (6) Teknik merayah/rebound.
a. Teknik Melempar dan Menangkap Bola
1) Cara Memegang Bola Basket
2) Teknik Mengoper Bola yaitu sebagai berikut :
a) Mengoper Bola dengan Dua Tangan dari Depan Dada (Chest Pass)
b) Operan dari Atas Kepala
c) Operan Pantulan
d) Operan Samping
e) Operan Lengkung Samping
3) Teknik Menangkap Bola
4) Teknik Menggiring Bola (Dribbling)
Bentuk-bentuk menggiring bola basket adalah sebagai berikut
a) Menggiring bola tinggi (untuk kecepatan)
b) Menggiring bola rendah ( untuk mengontrol atau menguasai, terutama dengan pemain lawan dalam menerobos pertahanan lawan)
c) Menggiring campuran menurut kebutuhan. Perubahan dari menggiring tinggi dan rendah atau sebaliknya sangat dibutuhkan untuk gerakan tiba-tiba

Pengertian Rol Depan Rol Belakang

Roll depan:
itu gerakan memutar ke depan dengan posisi badan menghadap depan
dilakukan dgn:
>kedua tangan pengang matras
>taruh kepala diantara paha
>lalu dorong kuat hingga badan kita berputar
>lakukan putaran dengan cepat
>usahakan jgn sampai terkekena tengkuk leher

Roll belakang:
gerakakn memutar badan kedepan dengan posisi badan menghadapa ke belakang
dilakukan dgn:
>belakangi matras
>tarus tangan diatas bahu
>dekatkan kepala ke dada
>tolak supaya badan berbalik
webnya ga tw..sori ga bisa Bantu

Mengukir Prestasi Dihadapan Ilahi

Mengukir Prestasi Dihadapan Ilahi

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَمَنْ تَبِعَ هُدَاهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.
مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ أَرْشَدَكُمُ اللهُ … أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُؤْمِنُوْنَ الْمُتَّقُوْنَ، وَتَزَوَّدُوْا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى، حَيْثُ قَالَ تَعَالَى فِيْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ، أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَـنِ الرَّحِيْمِ:
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا.
يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا. يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا.
أَمَّا بَعْدُ؛ فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللهَ، وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشَّرَ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ.
Ma’asyiral muslimin arsyadakumullah …
Pada kesempatan yang baik ini, marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah Ta’ala yang telah memberikan taufiq serta hidayahNya, sehingga kita masih dalam keadaan Iman dan Islam…
Selanjutnya, dari atas mimbar Jum’ah ini, saya wasiatkan kepada diri saya berikut jama’ah sekalian, Marilah,- dari sisa-sisa waktu yang Allah berikan ini, kita gunakan untuk selalu mening-katkan ketaqwaan kita kepada Allah, yaitu dengan selalu memper-hatikan syariat Allah, kita aplikasikan dalam setiap derap langkah hidup kita hingga akhir hayat. Baik berhubungan dengan hal-hal yang wajib, sunnah, haram, makruh, maupun yang mubah. Karena, dengan ukuran inilah prestasi seorang manusia dinilai dihadapan Allah. Suatu ketika Umar Ibnul Khaththab bertanya kepada Ubay bin Ka’ab tentang gambaran taqwa itu. Lalu ia menjawab dengan nada bertanya: “Bagaimana jika engkau melewati jalan yang penuh onak dan duri?” Jawab Umar. “Tentu aku bersiap-siap dan hati-hati” Itulah taqwa, kata Ubay bin Ka’ab
Ma’asyiral muslimin, jama’ah Jum’ah rahimakumullah
Telah dimaklumi bahwa, manusia pada mulanya berasal dari dua orang sejoli, Nabiyullah Adam dan ibunda Hawa. Daripadanya berkembang menjadi banyak bangsa bahkan suku. Semua manusia dinegara manapun dinisbatkan kepada beliau berdua. Dalam hal ini Allah berfirman di dalam Al-Qur’an surat Al-Hujurat ayat 13, artinya:“Hai manusia, sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”
Disebutkan dalam ayat ini bahwa kedudukan manusia dihadapan Allah adalah sama, tidak ada perbedaan. Adapun yang membedakan di antara mereka adalah dalam urusan diin (agama), yaitu seberapa ketaatan mereka kepada Allah dan RasulNya.
Al-Hafifzh Ibnu Katsir menambahkan: “Mereka berbeda di sisi Allah adalah karena taqwanya, bukan karena jumlahnya”
Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda:
لَيْسَ لأَحَدٍ عَلَى أَحَدٍ فَضْلٌ إِلاَّ بِالدِّيْنِ أَوْ عَمَلٍ صَالِحٍ. (رواه البيهقي).
“Tidaklah seseorang mempunyai keutamaan atas orang lain, kecuali karena diinnya atau amal shalih.”
Ma’asyiral muslimin jama’ah Jum’ah rahimakumullah …
Saat ini, kehidupan manusia telah berkembang dengan pesat dalam segala aspeknya. Dari segi jumlah mencapai milyaran, dari sisi penyebaran, ratusan bangsa bahkan ribuan suku yang masing-masing mengembangkan diri sesuai potensi yang bisa dikem-bangkan. Darinya pula muncul beragam bahasa, adat istiadat, budaya dan lain-lain, termasuk teknologi yang mereka temukan. Namun, kalau kita renungkan semua itu adalah untuk jasmani kita (saja) agar hidup kita dalam keadaan sehat, tercukupi kebutuhan materi, tidak saling mengganggu, aman tentram dalam mengemban persoalan kehidupan. Inilah tuntutan “kasat mata” hidup seorang manusia.
Ma’asyiral muslimin, jama’ah Jum’ah rahimakumullah …
Tak pelak dari perkembangan tersebut menimbulkan rasa gembira, puas, bangga, bahkan lebih dari itu, yakni sombong. Sebagai contoh, negara yang maju, kuat merasa lebih baik dan harus diikuti (baca: ditakuti) oleh negara yang lain. Orang kaya merasa lebih baik dari yang miskin, orang yang mempunyai jabatan dan kedudukan (tertentu yang lebih tinggi) merasa lebih baik dan pantas untuk diikuti oleh yang lain dalam segala tuntutannya. Bahkan kadang-kadang, orang yang ditakdirkan Allah mempunyai “kelebihan” dari orang yang ditakdirkan “kekurangan” itu menyu-ruh (memaksa)-nya untuk mengerjakan hal-hal yang menyalahi ajaran agama Allah.
Ma’asyiral Muslimin, Jama’ah Jum’ah rahikumullah …
Begitulah kecenderungan manusia dalam memenuhi hasrat hidupnya, kadang (atau bahkan sering) tidak mempedulikan perintah atau larangan Allah. Padahal dari aturan agama inilah manusia diuji oleh Allah-menjadi hamba yang taat atau maksiat. Itulah parameter yang pada saatnya nanti akan dimintai pertanggung-jawabannya.
Tetapi sekali lagi, karena tipisnya ikatan manusia dengan syariat Allah, manusia banyak yang tidak menghiraukan halal atau haram, karena memang manusia “tidak punyak hak” untuk menghalalkan atau mengharamkan sesuatu, kecuali kembali kepada syariat agama Allah. Karena minimnya ilmu syar’i itulah yang menyebabkan banyak manusia terjerembab ke lembah kedurhakaan dan jatuh ke lumpur dosa. Bahkan tidak menutup kemungkinan, para pelakunya tidak merasa berbuat dosa, atau malah bangga dengan “amal dosa” itu, na’udzubillah.
Renungkanlah syair seorang tabi’in Abdullah Ibnul Mubarak:
رَأَيْتُ الذُّنُوْبَ تُمِيْتُ الْقُلُوْبَ وَيُوْرِثُكَ الذُّلَ اِدْمَانُهَا، وَتَرْكُ الذُّنُوْبِ حَيَاةُ الْقُلُوْبِ وَخَيْرٌ لِنَفْسِكَ عِصْيَانُهَا.
“Aku lihat perbuatan dosa itu mematikan hati, membiasakannya akan mendatangkan kehinaan. Sedang meninggalkan dosa itu menghidupkan hati, dan baik bagi diri(mu) bila meninggalkannya”
Prestasi manakah yang akan kita ukir? Prestasi barrun, taqiyyun, karimun (baik, taqwa, mulia!) Ataukah prestasi fajirun, syaqiyun, Dzalilun (ahli maksiat, celaka, hina) Dalam hal mana? Yaitu sejauh mana kita menyikapi ajaran Allah dan RasulNya. Perhatikanlah wasiat Imam Al-Hasan Al-Bashri berkata:
أَيُّهَا النَّاُس إِنَّمَا أَنْتَ أَيَّامٌ، كُلَّمَا ذَهَبَ يَوْمٌ ذَهَبَ بَعْضُكَ.
“Wahai manusia, ketahuilah bahwasanya engkau adalah (kumpulan) hari-hari, setiap ada sehari yang berlalu, maka hilanglah sebagian dari dirimu.”
Ma’asyiral muslimin, jama’ah Jum’ah rahimakumullah ..
• Sudah berapa umur kita yang berlalu begitu saja ..
• Sudah berapa amal taat yang telah kita kumpulkan sebagai investasi di sisi Allah ..
• Sudah berapa pula, amal maksiat yang telah kita lakukan yang menyebabkan kita (nantinya) terseret kedalam Neraka ..
Marilah, segera bertobat untuk ‘mengukir” dengan amal taat terhadap Allah dan Rasulnya.
Umat Islam (termasuk saya dan jama’ah sekalian) telah diberi hidayah berupa Al-Qur’an (dan As-Sunnah). Selanjutnya tinggal bagaimana umat Islam menerjemahkan dalam kehidupan sehari-hari. Apakah kita termasuk zhalimun linafsih, muqtashid, atau saabiqun bil khairat bi idznillah.
Dalam tafsirnya, Al-Hafizh Ibnu Katsir memberikan pengertiannya masing-masing sebagai berikut:
• Zhalimun linafsihi: Orang yang enggan mengerjakan kewajiban (syariat) tetapi banyak melanggar apa yang Allah haramkan (yang dilarang)
• Muqtashid: Orang yang menunaikan kewajiban, meninggalkan yang diharamkan, kadang meninggalkan yang sunnah dan mengerjakan yang makruh.
• Sabiqun bil khairat: Orang yang mengerjakan kewajiban dan yang sunnah, serta meninggalkan yang haram dan makruh, bahkan meninggalkan sebagian yang mubah (karena wara’nya)
Tak seorang pun di antara kita yang bercita-cita untuk mendekam dalam penjara. Apalagi penjara Allah yang berupa siksa api Neraka yang bahan bakarnya dari manusia dan bebatuan. Tetapi semua itu terpulang kepada kita masing-masing. Kalau kita tidak mempedulikan syari’at Allah, tidak mustahil kita akan mendekam di dalamnya. Na’udzu billah.
Itulah ujian Allah kepada kita, sebagaimana sabda Rasul SAW.
حُفَّتِ الْجَنَّةُ بِالْمَكَارِهِ وَحُفَّتِ النَّارُ بِالشَّهَوَاتِ.
“(Jalan) menuju Jannah itu penuh dengan sesuatu yang tidak disukai manusia, dan (jalan) Neraka itu dilingkupi sesuatu yang disukai oleh syahwat”
Semoga Allah mengumpulkan kita dalam umatNya yang terbaik dan terjauhkan dari ketergelinciran ke dalam jurang kemaksiatan. Amin
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ.

Khutbah Kedua

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ.
وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَمَنْ تَبِعَ هُدَاهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.
مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ أَرْشَدَكُمُ اللهُ … أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُؤْمِنُوْنَ الْمُتَّقُوْنَ.
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
رَّبَّنَآإِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِيًا يُنَادِي لِلإِيمَانِ أَنْ ءَامِنُوا بِرَبِّكُمْ فَئَامَنَّا رَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْعَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ اْلأَبْرَارِ. رَبَّنَا وَءَاتِنَا مَاوَعَدتَنَا عَلَىرُسُلِكَ وَلاَتُخْزِنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّكَ لاَتُخْلِفُ الْمِيعَادَ.
رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا.
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا.
اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ لَنَا دِيْنَنَا الَّذِيْ هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِنَا، وَأَصْلِحْ لَنَا دُنْيَانَا الَّتِيْ فِيْهَا مَعَاشُنَا، وَأَصْلِحْ لَنَا آخِرَتَنَا الَّتِيْ إِلَيْهَا مَعَادُنَا، وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لَنَا فِيْ كُلِّ خَيْرٍ، وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لَنَا مِنْ كُلِّ شَرٍّ.
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلإِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِاْلإِيْمَانِ وَلاَتَجْعَلْ فِيْ قُلُوْبِنَا غِلاًّ لِّلَّذِيْنَ ءَامَنُوْا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ.
وَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.