TEORI PENYIMPANGAN

TEORI PENYIMPANGAN

  1. Teori Biologi

–     ketidak mampuan / cacat fisik yang dialami seseorang.

Tipe tubuhnya

  • Sheldon mengemukakan tipe tubuh manusia yang terbagi menjadi 3 tipe :

–         Endomorph ( bundar, halus, & gemuk )

–         Mesomorph ( berotot atletis )

–         Ectomorph. Pecandu minuman keras & menjadi penjahat ( tipis,kurus )

  1. Teori Psikologis
  • Berkaitan erat dengan teori biologis. Pada umumnya perilaku menyimpang yang dialami tokohnya : Sigmud frena.
  1. Teori Sosiolusasi
  • Perilaku yang timbul akibat ada gangguan terhadap proses penglihatan / sosialisai nilai dan norma masyarakat.

Ada 3 teori :

a)       Teori Transmisi Budaya

–     Perilaku menyimpang akan muncul jika seseorang malakukan penghayatan akan nilai / perilaku menyimpang dari orang yang dianggap cocok. ex dilingkungan pencopet , pasti kita akan ikutan.

b)      Kebudayaan khusus yang menyimpang

–       Bilamana sebagian besar anggota masyarakat merupakan perilaku penyimpang, maka anggota yang lainpun akan menjadi menyimpang. Apabila menyimpang dilakukan terus “ akan menjadi kebiasaan dan menjadi hal yang wajar . ex : dbancaan, larung sesaji.

c)       Asosiasi Diferensial

–       Dapat ditemui dimana saja. Seorang berperilaku menyimpang apabila pola perbuatan menyimpang lebih wajar lebih dihargai dalam lingkungan sosialnya.

Ex : Jika dalam keluarga ayahnya meninggal secara otomatis ibunya sebagai tulang punggung keluarganya.

  1. Teori Anomi

–          Keadaan masyarakat tanpa norma.

Misalnya : masyarakat kota yang heterogen yang didalamnya tidak terdapat kesepakatan norma & nilai yang dipatuhi dan diterima masyarakat luas.

  • Menurut Robert K.Merton

Keadaan anomi bias menyebabkan penyimpangan social, selanjutnya individu belajar mengenal tujuan budaya tersebut & anomi terjadi karena adanya ketidak harmonisan antara tujuan budaya dengan cara untuk mencapai tujuan budaya tersebut.

Ada 5 tipe langkah tersebut :

  1. Konfomitas

Suatu sikap yang menerima tujuan sesuai dengan nilai” budaya & cara” untuk mencapai tujuan .

Ex : Ingin jadi seorang yang pandai harus belajar,berusha terus dll.

  1. Inovasi

Suatu sikap menerima tujuan sesuai dengan nilai budaya, tetapi menolak cara” yang melembaga untuk mencapai tujuan.

Ex : mencari pesugihan agar kaya.

  1. Ritualisme

Sikap menerima cara” yang melembang, tetapi manolak dan mengabaikan tujua” kebudayaan.

Ex : waktu sholat ada seorang anak yang membuat rebut.

  1. Persaingan Diri

Sikap menolak tujuan maupun cara” untuk mencapai tujuan yang sesuai dengan nilai” budaya.

Ex : seorang anak yang frustasi.

  1. Pemberontakan

– Sikap yang menolak tujuan dan cara” melembaga dan berupaya menghentikanya dengan tujuan dan cara yang baru.

– Kaum revolusioner Zapatista di mexico.

5.   Teori Reaksi Masyarakat.

( Pemberian c2p ) label king theory

Menurut Edwin M. Lemerd

–           seorang yang telah melakukan penyimpangan pada tahap primer ( awal ) , lalu masyarakat sudah diberikan cap sebagai penyimpang , maka orang tersebut terdoronguntuk melakukan peyimpangan skunder ( tahap lanjut ) dengan alas an “ kepalang tanggung”.

Ex : seorang yang melakukan pencurian hanya 5 kali tapi seterusnya tetap di cap sebagai pencuri.

  1. Teoor Differetial Association.

Edwin H. Sutherland

–         Penyimpang bersumber pada pergaulan yang berbeda. Dipelajari mulai dari proses transformari budaya. Ex : menghisap ganja & perilaku homo seksual.

  1. Teori Konflik

Dibagi menjadi 2 :

  1. Teori Konflik Budaya.

Timbul pertentangan budaya dimana norma budaya yang dominant dijadikan “ hukum” yang tidak tertukis sedangkan miniritas dianggap menyimpang.

Ex : Irian jaya melakukan perkelahian antar suku.

  1. Teori Konflik Kelas Social.

Timbul akibat perbedaan antar kelas social dalam masyarakat.

Karl Mark beranggapan :

–    bahwa kaum kapitalis menciptakan peraturan hokum dan melindungi kaum kapitalis lainnya sedangkan kaum yang menentang di cap sebagai penjahat.

Ex : seorang majikan dengan anak buahnya / pembantunya.

  1. Teori Pengendalian

Bahwa dalam suatu masyarakat terdapat kesepakatan akan nikai” yang diterima secara umum.

Sifat menyimpang :

  1. Penyimpang Positif.
  • Penyimpang yang terarah pada nilai” social yang ideal.

Ex : seorang laki” menjadi perancang baju seorang wanita.

  • Penyimpang negative
  • Penyimpang yang bercenderung kearah nilai” social yang dipandang rendah.

Ex : nyontek

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s